-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Media KANTI News Media Cyber Berdomisili di Kota Lubuklinggau, Menyajikan Kabar Nusantara, Terdepan dan Terintegritas
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan

Buruknya Pelayanan Puskesmas Ngulak, Masyarakat Sanga Desa Bakal Adakan Unjuk Rasa

 

KANTI News, Sanga Desa (MUBA) - Pelayanan kesehatan di Puskesmas Ngulak Kecamatan Sanga Desa baru-baru ini menjadi sorotan di berbagai media massa. Hal itu diduga akibat seluruh dokter umum dan puluhan tenaga kesehatan pergi jalan-jalan saat hari kerja.

Keluhan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas Rawat Inap Ngulak diduga sudah berlangsung cukup lama. Beberapa hal yang menjadi keluhan diantaranya pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan yang lebih sering ditangani oleh perawat bukan oleh dokter umum.

Pasien rawat inap yang sering diharuskan membeli obat dari luar puskesmas dengan alasan stok obat yang kosong, serta kurangnya sarana prasarana di gedung rawat inap sehingga pasien harus membawa sendiri kipas angin dari rumah.

Adanya hal ini membuat masyarakat Kecamatan Sanga Desa, LSM, dan Pers yang dikoordinir oleh DPC Projamin Kabupaten Musi Banyuasin berencana bakal mengadakan aksi unjuk rasa pada tanggal 10 Januari 2024 di Puskesmas Rawat Inap Ngulak.

Aksi tersebut bertujuan mendesak Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin untuk mencopot pimpinan Puskesmas Rawat Inap Ngulak.

"Keluhan masyarakat Sanga Desa terhadap pelayanan buruk Puskesmas Ngulak sebenarnya sudah lama kami dengar, namun baru sekarang kami mengambil sikap. Karena kami nilai pimpinan Puskesmas lebih mementingkan urusan kesenangan pribadi dengan mengajak staf pergi jalan-jalan saat hari kerja, daripada menjalankan tugas melayani masyarakat," ujar Ketua DPC Projamin Kabupaten Musi Banyuasin Tanto Hartono, Jumat 29 Desember 2023.

Menurut Tanto, masyarakat juga mengeluhkan sarana prasarana di gedung rawat inap. Dimana pasien selalu kepanasan, akibat tidak ada fasilitas kipas angin, dan AC yang tidak boleh dinyalakan.

"Pasien rawat inap kepanasan, kipas angin harus bawa sendiri dari rumah. AC tidak boleh dinyalakan dengan alasan tegangan listrik rendah, sementara kami lihat rumah dinas tenaga kesehatan AC selalu menyala. Selain itu pasien sering disuruh membeli obat dari luar dengan alasan obat di puskesmas kosong," ungkapnya.

Gabungan masyarakat, Ormas, LSM, dan media menurutnya akan mengadakan aksi untuk menyikapi keluhan masyarakat tersebut.

"Kami bersama masyarakat akan melakukan aksi unjuk rasa. Tuntutan kami agar adanya perbaikan pelayan di Puskesmas Rawat Inap Ngulak. Kami juga mendesak Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin agar segera mencopot pimpinan Puskesmas Ngulak saat ini, dan memberikan teguran keras terhadap nakes yang melakukan tindakan indisipliner," tegasnya.(rilis)

Diduaga Adik Kandung Bupati Muratara Meninggal Dunia Akibat Luka Bacok



KANTI News, Muratara – Akibat mengalami luka bacok Abadi Warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara meninggal dunia. Menurut informasi yang dihimpun di lapangan korban merupakan adik kandung Bupati Muratara.

Selang kejadian korban dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk, karena korban banyak mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan diduga Korban mengalami kekurangan darah sehingga nyawanya tak terselamatkan meninggal dunia.

Menurut informasi yang dihimpun dlapangan kronologis kejadian bahwa Pada tanggal 05 September 2023 sekira jam 20.00 wib di adakan pertemuan di rumah Pandiet warga Desa Belani Kecamatan Rawas ilir.

Pertemuan dengan investor yg datang ke desa Belani.
Hadir dalam pertemuan :
1). Camat Kecamatan Rawas ilir Bpk Husin.
2).Pjs Kades Belani Bpk Faisol.
3).Sdr Abadi
4).Sdr Deki
5).Sdr Pandiet.
6).Investor yg datang ke desa Belani 2 orang.

Pada saat komunikasi pertemuan....tiba tiba Arwan masuk tanpa izin ke ruangan pertemuan, Kemudian Arwan di tegur oleh Abadi bahwa ini pertemuan intern saja Arwan tersinggung dan pulang ke rumah membawa parang dan membacok Abadi dan Deki, di selang kejadian Abadi dan Deki dibawa ke puskesmas bingin teluk dan hingga saat ini Pelaku Arwan melarikan diri.

Naasnya Abadi merupakan adik kandung Bupati Muratara tersebut, di akibatkan banyak mengalami luka bacok diduga banyak kekurangan darah dan meninggal dunia sekitar jam 21.20 wib.

Akibat kejadian tersebut, rumah Arwan dan keluarganya di bakar oleh orang tak di kenal. (Hidayat)

Ketua Ormas KANTI Minta Inspektorat Mura Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Bingin Jungut

KANTI News – Musi Rawas Ketua Organisasi Kemasyarakatan KANTI melaporkan dugaan Perbuatan tindak pidana korupsi APBN Dana Desa (DD) Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2021/2022/2023.

Saat dijumpai media di kantor Inspektorat Kabupeten Musirawas “Sancik” selaku ketua Ormas KANTI menyampaikan bahwa diduga adanya aroma korupsi pada kegiatan penyerapan dana dan pada pelaksanaan beberapa item kegiatan Desa Bingin Jungut dan telah di sampaikan surat secara tertulis pada APIP pada hari ini senin (28/08/23).

“Hari ini sudah kita masukan surat laporan ke Inspektorat atas adanya dugaan korupsi pada beberapa kegiatan yang direalisasikan oleh Pemdes Bingin Jungut” jelasnya

Selain itu Sancik juga menjelaskan bahwa latar belakang dibuat dan disampaikan surat laporan dugaan Korupsi ini, berawal dari salah satu perangkat Desa Bingin Jungut masih aktif (identitasnya tidak di sebutkan) mendatangi sekretariat Organisasi Kemasyarakatan KANTI - Komunitas Masyarakat Silampari di Jl. Lapter Silampari Rt. 04 Kel. Air Kuti Kec. Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau, dan menyampai informasi dugaan modus korupsi Oknum Kepala Desa Bingin Jungut dalam penyerapan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021/2022/2023.

Berdasarkan data investigasi serta informasi yang dihimpun dari narasumber ketua Ormas KANTI dalam hal ini meminta kepada Inspektorat Kabupaten Musi Rawas untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum Pemdes Bingin Jungut tersebut.

“Beberapa item kegiatan yang diduga janggal sudah kami tuangkan di dalam surat laporan,selain laporan ke Isnpektorat hari ini sudah kami sampaikan pula tembusan kepada bupati serta DPMD Kabupten Musi Rawas” ungkap Sancik.

Lebih lanjut Sancik mendesak Inspektorat Kabupaten Musi Rawas, untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Oknum Pemdes Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas yang mana kita ketahui bahwa APIP memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah dan Pemerintahan Desa.

“Saya minta kepada Inspektorat agar segera melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap oknum pemerintah desa bingin jungut demi mengindahkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diwujudkan dalam bentuk mencari, memperoleh, memberikan data atau informasi” tutupnya. 

Sumber : KLIKNUSANTARA.COM
Di edit : Ewok

Keluarga Bantah jasad Bocah tenggelam Desa Panai hasil pencarian BPBD Kab. Muba

KANTINews, Sanga Desa - Sebelumnya telah tersebarnya pemberitaan di beberapa media online diduga adanya seorang bocah tenggelam terbawa arus sungai musi di Desa Panai Kecamatan Sanga Desa (minggu 09/04/2023,11.12).

Selanjutnya terbit pemberitaan pada media online harianmuba.com bahwa jasad Bocah tenggelam tersebut sudah ditemukan hasil pencarian Badan Penanggulan Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Senin 10/04/2023,21.56)

Berdasarkan hasil wawancara dengan Sancik keluarga Bocah tenggelam terbawa arus sungai musi tersebut bahwa beliau menyayangkan atas pernyataan BPBD Kab. Muba diduga mengklaim bahwa jasad Bocah tenggalam tersebut hasil pencarian BPBD Kab. Muba (Senin 10/04/2023,10.30)

Saya pihak Keluarga sangat keberatan atas diduga klaim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin bahwa ditemukannya jasad anak kami (Rafa) hasil pencarian BPBD Kab. Muba.

Saya tegaskan bahwa yang menenumkan jasad anak kami di Desa Jud 2 Kecamatan Sanga Desa hasil pencarian team keluarga Bukan hasil pencarian BPBD Kab. Muba dan saya minta cabut pernyataan tersebut ini jelas diduga adanya pembohongan publik terindikasi hanya pencitraan saja.

Lanjutnya, "sebelumnya saya sempat tegur team BPBD Kab. Muba dan BASARNAS Provinsi Sumsel kota Lubuklinggau pulang saja kalian kalau cara pencarian hanya memutar-mutar perahu seperti itu saja dan peralatan yang kalian siapkan tidak memadai serta SDM Anggota kalian di pandang tidak profesional dalam pencarian anak kami, yang mana saat saya meyampaikan teguran tersebut di hadapan Kades Panai, Sekcam Sanga Desa. Babinsa dan disaksikan beberapa orang keluarga" tutup Sancik.

Penulis: Eka/Ewok

Pilkades Serentak di Mura Berjalan Lancar, Kapolres Sampaikan Terimakasih

Musi Rawas, Kanti News – Usai Pilkades Serentak di 59 desa di Kabupaten Musi Rawas (Mura) berjalan dengan aman, damai, nyaman dan kondusif,  Kapolres Mura AKBP Danu Agus Purnomo menyampaikan terimakasih, Rabu (8/3/2023).

“Terima kasih kepada seluruh elemen pihak terkait dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2023. Saya Kapolres Mura beserta Kabag Ops, Kompol Polin EA Pakpahan, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Mura, Ratna Machmud dan Wabup Mura, Suwarti Burlian, beserta seluruh pegawai Pemda Mura yang turut membantu mensukseskan Pilkades Serentak 2023,” kata AKBP Danu Agus Purnomo.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan dari Kodim 0406 Lubuklinggau, terkhusus Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Arm Anggeng Prasegyo Sulistyo. Kemudian juga berterimakasih kepada Kajari Lubuklinggau, Riyadi Bayu Kristianto. Sehingga Pilkades Serentak 2023 berjalan dengan aman, damai, nyaman dan kondusif.

Selain itu, Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada personel Batalyon B Pelopor Petanang Satuan Brimob Polda Sumsel, terkhusus Dansat Batalyon B Pelopor Petanang Satuan Brimob Polda Sumsel, AKBP Andiyano, yang ikut mengamankan Pilkades Serentak serta personel Perlindungan Masyarakat (Linmas).

“Yang tidak kalah penting mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan kinerja para personel Polres Mura dan Polsek, mulai dari PJU hingga Kapolsek. Dimana para personel yang bertugas turut berjibaku menjalankan tugas siang dan malam, guna mewujudkan Pilkades serentak 2023 yang aman, nyaman, damai dan kondusif.

“Terimakasih juga kepada para Panitia Pilkades,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres, ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh massa, Calon Kades, serta seluruh masyarakat yang mengikuti kontestasi Pilkades Serentak.

“Pilkades Serentak 2023 di Mura ini tidak akan berjalan dengan baik, aman, damai, nyaman dan kondusif tanpa adanya kerjasama yang baik,” tutupnya. (Hidayat. ADV)